"Dari Sudut Matanya"
Daun-daun berguguran,
angin musim semi berhembus pelan.
Kala itu, kita berlarian;
ber genggaman tangan pada titian jalan.
Senyummu kala itu, dan hangatnya pelukanmu...
Lalu kita menangis dan tertawa bersama.
Saat itu hanya kamu, suaramu,
semua tentang kamu.
Dan aku ingin bersamamu selamanya.
"Dalam Detak Jantungnya"
Pada teriknya sinar matahari yang menyinari mu,
langkahmu hadirkan ceria.
Senyummu hangatkan hari,
dan hadirmu sembuhkan luka.
Kamu indah.
Debaran jantungku terus berdetak kala bersamamu.
Sayang, genggaman tangannya jangan dilepas;
aku ingin mengisi jari-jari tanganmu,
mengisi kekosonganmu,
dan menggenggammu selalu.

Komentar
Posting Komentar